Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Box 1 , scroll ke bawah

Box 2 , scroll ke bawah

Box 3 , scroll ke bawah

Box 4

Mengenal Jenis dan Bahan Baterai Sekunder / Accu


Jenis baterai yang akan kita bahas dalam arikel ini sedikit berbeda dengan jenis baterai primer. Baterai jenis ini memiliki keunggulan dibandingkan dengan baterai primer, baik dalam hal kapasitas maupun daya . Kegunaannya pun beraneka ragam, dan mungkin sobatbee  banyak yang menggunakannya untuk sumber listrik pada sepeda motor kesayangan atau perangkat lain yang membutuhkan listrik dengan kapasitas besar. berikut ini akan kita bahas lebih detail tentang apa itu baterai primer dan jenis jenisnya.

Definisi Baterai Sekunder


Baterai Sekunder merupakan baterai yang mampu mengeluarkan 1000 kali 0,5 A x Jam,  sedangkan baterai primer dipakai hanya sekali , 0,5 A.Jam. Kapasitas baterai sekunder lebih besar dengan demikian kemampuan untuk menyimpan arus juga semakin lama. Bateraisekunder  memiliki tahanan dalam yang kecil serta tegangan yang konstan.





Kontruksi Baterai Sekunder ( Accu)


Pada gambar di samping ini merupakan  Baterai sekunder yang memiliki bagian bagian Sebagai berikut 
1.       Terminal Baterai berfungsi sebagai keluaran baterai yang terdiri dari polaritas positif dan polaritas negative.
2.       Tutup ventilasi berfungsi agar memberikan 
3.       Tutup Baterai
4.       Pemisah sel. Berfungsi sebagai penyekat antar sel baterai
5.       Sel baterai
6.       Electrolit
7.       Penghubung sel
8.       Plat Baterai
9.       Kotak Baterai berfungsi untuk melindungi sel dan cairan dalam baterai


Macam Macam Baterai Sekunder

Baterai sekunder ada beberapa macam, tergantung dari bahan pembuatnya, berikut ini akan dijelaskan macam macam baterai sekunder dilihat dari bahnnya.

Baterai Asam timbal 

Baterai ini paling banyak digunakan dalam instalasi listrik dalam mobil, tv portable, penerangan darurat (emergency lamp). Baterai ini tersedia dalam berbagai ukuran dan bentuk sesuai dengan kebutuhan ada yang satu sel (2Volt), 3 sel (6 Volt) dam 6 sel (12 Volt). Baterai jenis ini akan menghasilkan kapasitas terbesar jika melakukan pengosongan arus dalam taraf rendah. Misalnya jika aki memiliki kapasitas 10 Ah jika baterai membuang muatan dengan laju 0,5 A maka waktu yang digunakan adalah sekitar 20 jam. 

Baterai Nikel Cadmium (NiCd). 

Baterai ini memiliki keunggulan dibandingkan baterai standar, yaitu memiliki tegangan nominal 1,5 Volt tiap sel. Jika digunakan dengan baik maka dapat digunakan hingga 500 kali pengisian. Baterai ini akan awet jika tidak dibiarkan dalam kondisi kosong, sisakan hingga tegangan 1 Volt tiap selnya. Pada saat pengisian gunakanlah arus yang konstan dengan pengisian 10% dari kapasitas nominal aki, dan jangan sampai melebihi batas. Waktu pengisian standar adalah 14 jam 

Baterai Asam belerang.

Baterai ini dapat dipakai dalam posisi yang bias dibolak balik., memiliki tegangan pengisian 2,3 volt pada tiap selnya atau bias juga menggunakan tegangan 2,45 volt untuk pengisian cepat. Pengisian baterai lebih baik dalam posisi horizontal. Demikian, artikel tentang baterai sekunder, semoga bermanfaat, salam sukses