Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Box 1 , scroll ke bawah

Box 2 , scroll ke bawah

Box 3 , scroll ke bawah

Box 4

Cara Mengukur Hambatan resistor dengan Multimeter

Pengertian Multimeter

Multimeter merupakan Alat Ukur yang terdiri dari empat fungsi, yaitu sebagai Ohm meter, Volt meter DC, Voltmeter AC dan Milli Ampere meter. Jenis multitester ada dua, yaitu multitester analog dan multitester digita. Pada artikel ini akan dibahas tentang penggunaan multitester untuk mengukur nilai tahanan  Resistor . Nilai Tahanan ini dapat dibaca secara visual dengan memahami kode warna yang ada dalam resistor tersebut. Cara membaca nilai resistor dengan kode warna, dapat dipelajari pada artikel Kode Warna Resistor

Cara Mengukur Hambatan  Resistor dengan Multimeter Analog

Sebelum digunakan untuk mengukur hambatan dari sebuah resistor, Multitester atau Ohm meter harus dikalibrasi dulu ya (Baca :Cara Melakukan kalibrasi Ohm Meter). Langkah berikutnya adalah ambil sebuah resistor, atur sekala selektor multimeter pada bagian ohm meter (biasanya ada di posisi kanan bawah)  pada Skala terkecil dulu, misalnya pada skala x 1.Setelah dikalibrasi, 

Ohm meter









Gambar 1. Multitester Analog Bagian Ohm meter


hubungkan probe merah pada kaki resistor dan probe warna hitam pada kaki resistor  yang lainnya. Yang perlu sobatbee perhatikan adalah tangan jangan sampai menyentuh kedua kaki resistor, kalau satu masih boleh.... kenapa kok gak boleh nyentuh keduanya, nanti akan mempengaruhi hasil pembacaan ya sobatbee, karena tubuh kita termasuk konduktor yang memiliki hambatan juga.


Mengukur Tahanan Resistor




















Gambar 2. Posisi pada saat mengukur Tahanan Resistor


Pembacaan Penunjukan Jarum pada Multimeter Analog

Pada saat pembacaan, jika jarum Ohm meter bergerak terlalu ke kanan, dan kita susah untuk membacanya, maka skala pada selektor harus diubah ke skala yang lebih besar. Ingat.....
"  setiap pergantian skala selektor harus dilakukan kalibrasi lagi." Jangan sampai lupa ya, karena akan berpengaruh pada hasil pembacaan.

Ok, misalnya skala selektor kita posisikan di X 100  dan jarum jam bergerak ke kanan, namun kita masih mudah membacanya, coba sobatbee lihat hasil penunjukkan jarumnya:



Gambar 3. Penunjukan Jarum Ohm meter Analog

Dari tampilan Penunjukan jarum di atas, berapa nilai hambatan  yang terbaca,? 
  • Kita perhatikan penunjukan jarum. jangan lupa ya yang kita gunakan adalah skala yang paling atas, dimana angka Nol berada pada pojok kanan.  kalau dilihat gambar di atas, penunjukan jarum ada pada nilai 20 lebih 3 strip. maka nilai tahanan dari resistor yang kita ukur adalah

Nilai R = Penunjukan Jarum X Skala pada selektor

Nilai R = 20 + (3 strip X 0,2) X 100
Nilai R = (20 +0,6) X 100 
Nilai R = 2600 Ohm
Jadi nilai hambatan pada resistor tersebut adalah 2600 Ohm

Hasil Pengukuran Multimeter Analog

Hasil pengukuran dengan ohm meter merupakan nilai hambatan yang dimiliki oleh resistor yang kita ukur. Pada praktiknya, hasil yang didapat berbeda dengan  nilai yang tertera pada bodi resistor., kenapa bisa demikian..? ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil pembacaan dengan ohm meter, yaitu:
  • Human Error (kesalahan Pada Pengguna)
    Kesalahan yang disebabkan karena human error biasanya terjadi pada beberapa faktor, yaitu :
    penentuan skala pada selektor yang tidak tepat.
  • Penentuan skala selektor yang tidak tepat menyebabkan pembacaan meter yang kurang akurat karena bisa jadi jika skala selektor terlalu besar maka jarum akan menunjuk terlalu ke kanan atau jika skala selektor terlalu kecil maka jarum akan terlalu ke kiri.
  • Posisi membaca penunjukkan jarum yang tidak tepat.
    Posisi pembacaan jarum pada meter sangat mempengaruhi hasil pembacaan.Jadi bagaimana agar kita bisa melakukan pembacaan yang tepat dan akurat? caranya adalah memperbaiki posisi membaca. Upayakan multitester berada tepat di depan kita, dan posisi pembacaan tepat di atas tester, Jangan condong ke kanan atau ke kiri.
  • Alat Ukur yang sudah Tidak Presisi
    Penggunaan alat ukur dalam waktu yang lama menyebabkan tingkat presisi dan akurasi alat ukur tersebut berkurang, baik disebabkan karena kumparan putar yang sudah berkarat atau proses kalibrasi alat ukur yang tidak sempurna. Untuk mengatasi hasil pengukuran yang tidak presisi gunakanlah alat ukur yang kondisinya masih bagus dan lakukan kalibrasi alat ukur dengan benar. Untuk mengetahui cara kalibrasi alat ukur yang benar bisa di baca di artikel : Cara Melakukan Kalibrasi Multimeter Analog dan Digital
  • Adanya Nilai Toleransi pada resistor
    Setiap resistor memiliki nilai toleransi yang berfariasi, tergantung dari bahan dasar yang digunakan. Nilai toleransi merupakan batas nila atas dan bawah dari sebuah resistor. Sebagai contoh, resistor dengan nilai 1K ohm memiliki nilai tolerasni 10%, maknanya bahwa nilai yang terukur dalam ohm meter bisa saja lebih 10% dari 1 K ohm atau Kurang 10% dari 1 K ohm. Pada resistor yang terbuat dari karbon akan memiliki toleransi yang lebih besar dari pada resistor yang berbahan dasar metal film. Untuk mengetahui tentang nilai toleransi pada sebuah resistor, bisa dibaca di artikel : Cara Mudah Membaca Kode Warna Resistor.
  • Resistor yang sudah Rusak.
    Komponen resistor yang sudah mengalami kerusakan, bisa jadi berkurang nilai resistansinya. Pada suatu kasus, resistor yang rusak bisa putus yang berarti memiliki tahanan yang tak terhingga, atau short, yang berarti memiliki tahanan nol.

Cara Mengukur Resistor dengan Multimeter Digital

mengukur tahanan bisa juga dilakukan dengan multimeter Digital. Pada prinsipnya hampir sama dengan multitester analog, pada multitester digital juga memiliki berbagai fungsi alat ukur, salah satunya sebagai ohm meter.  Langkah untuk mengukur hambatan resistor dengan multitester digital adalah:
  • Siapkan multitester digital, pasang probe sesuai dengan tempatnya, Probe hitam di Com, dan Probe merah di bagian +.
  • Cek baterai multitester apakah kondisinya masih bagus, lihat tampilan display, jika kondisi stabil dan segmen terlihat semua, berarti baterai masih cukup.
  • Posisikan selektor pada skala yang sesuai. Bila akan mengukur nilai tahanan yang besar, maka gunakan skala yang besar, namun jika mau mengukur tahanan yang kecil, gunakan skala yang kecil saja. Tujuannya apa sobat? agar tampilan hasil pembacaan bisa lebih presisi dan akurat.
  • Hubungkan resistor yang akan di ukur dengan kedua probe.
  • Baca hasil pengukuran hambatan tersebut dengan melihat di display multitester.

Demikianlah bahasan tentang cara mengukur hambatan resistor dengan ohm meter, semoga bermanfaat.