Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Box 1 , scroll ke bawah

Box 2 , scroll ke bawah

Box 3 , scroll ke bawah

Box 4

Mengenal Project Board (Papan Proyek) dan Penggunaannya

Pengertian Project Board

Papan proyek atau Project Board atau Breadboard merupakan sebuah papan hubung yang terdiri dari lubang lubang kecil tempat kaki komponen yang satu sama lain saling berhububgan sesuai dengan alurnya. Pada arah Vertikal masing masing lubang saling berhubungan, namun tidak untuk yang arah horisontal. Papan Proyek biasa dipakai untuk bereksperimen membuat rangkaian elektronika dengan daya rendah. Pada pengujian rangkaian menggunakan project board, seseorang bisa bereksperimen dengan mengganti nilai dari komponen atau bisa jadi merubah rangkaian.

Ada beberapa jenis Project board yang beredar di pasaran, yang pada intinya dilandasi oleh faktor kebutuhan. Pada project project yang memerlukan sedikit rangkaian, maka dapat menggunakan project board yang berukuran keci, misalnya pada penggunaan Arduino. 

Macam Macam Project Board

Project Board Ukuran 5.5cm x 4.5cm ...

Papan proyek ini memiliki ukuran yang kecil ( Mini) yang hanya memiliki 400 lubah, dengan dimensi 5,5 cm x 4,5 cm. Papan ini sangat  praktis dipasangkan pada set arduino, untuk aplikasi rangkaian yang tidak membutuhkan banyak komponen dan minim penggunaan IC. Untuk harga jelas lebih murah dibandingkan dengan project board yang berukuran besar. 
mini project board


Gambar 1. Project Board ukuran  5,5 cm x  4,5 cm

Project Board Ukuran 17 cmx 6,3 cm x 8 mm.

Project board jenis ini  memiliki ukuran memanjang dengan 50 lobang arah horisontal yang berjumlah 4 baris, dan memiliki 10 lobang vertikal dengan jumlah 60 baris, sehingga jumlahnya menjadi 800 lobang. Papan ini biasanya dipakai untuk proyek rangkaian digital yang membutuhkan pemasangan IC yang lebih banyak. Penggunaan project board ukuran besar memudahkan kita dalam menyusun kaki kaki IC tepat di tengah papan. 

Gambar 2. Project Board ukuran  17 cm x 6, 3 cm

Project board ini terbuat dari plastik atom yang didalamnya tersusun lempengan tembaga dengan pola tertentu. Pada dasarnya project board ini difungsikan untuk menempatkan kaki kaki komponen elektronika sehingga membentuk sebuah rangkaian yang bisa diujicobakan,.

Susunan dan Hubungan Pada Project Board

Untuk memudahkan dalam memahami hubungan antar lobang pada project board, berikut ini saya tampilkan gambar project board dengan alu alur berupa garis yang menunjukkan lobang yang saling berhubungan, Garis garis tersebut menunjukkan pola tembaga yang ada pada project board, silakan perhatikan, secara vertikal pola tembaganya saling berhubungan, namun secara horisontal masing masing tidak berhubungan, sedangkan bagian atas dan bawah pola tembaganya saling berhubungan arah horisontal namun tidak berhubungan arah vertikal

susunan kawat pada project board

Gambar 3. Alur hubungan antar lobang pada project board 


Penggunaan Project Board Pada Rangkaian Sederhana

Pada aplikasinya untuk menempatkan komponen seperti resistor atau capasitor kita bisa pilih di salah satu bagian dimana untuk penempatan kaki satu yang lainnya tidak saling berhubungan,  sobatbee bisa secara bebas memasang kaki komponen, bisa di barisan vertikal ataupun horisontal, hanya yang perlu diingat pada pembuatan rangkaian memerlukan catu tegangan yang biasanya kita gunakan baris baris horisontal bagian atas, atau garis garis horisontal bagian bawah. Sobatbee bisa perhatikan ada tanda Plus dan Minus. Sedangkan untuk penempatan komponen Integrated Circuit (IC) biasanya kita gunakan tepat di tengah tengah, untuk jelasnya bisa sobatbee lihat di gambar berikut :


Rangkaian LED dengan sebuah resistor
Gambar 4. Rangkaian LED 

Gambar di atas merupakan sebuah rangkaian tertutup untuk menghidupkan LED dengan beban R 1 k ohm. Bila rangkaian tersebut disusun atau di rakit dalam sebuah project board, maka akan terlihat penampakan seperti pada gambar di bawah ini

Rangkaian R dan LED

Gambar 5. Rangkaian LED menggunakan Project Board

Sebuah rangkain dengan 1 buah resistor, 1 buah LED dirakit menggunakan project board, hasilnya seperti gambar di atas. sobatbee perhatikan bahwa pemasangan komponen resistor antara kaki kakinya ditempatkan secara horisontal, karena masing masing baris tidak berhubungan, dan agar kaki resistor bisa terhubung ke LED maka pemasangan LED sejajar secara vertikal dengan kaki resistor. untuk pemasangan kabel yang terhubung ke baterai juga harus dibuat sejajar dengan kaki resistor yang satunya, dan juga pada kaki LED yang lainnya. 

Merakit sebuah rangkaian pada project board ini memang membutuhkan ketelitian, karena kesalahan sedikit dalam penempatan komponen bisa menyebabkan hubung singkat atau rangkaian tidak berfungsi. Sobat harus sering berlatih ya, bereksperimen dan terus belajar. Ada baiknya juga sebelum sobat merakit rangkaian di project board, disimulasikan dulu dengan software electronics workbench ( baca : Menggunakan Program EWB), setelah yakin rangkaian berfungsi, bisa dirakit di project board kemudian  diuji coba. Demikian, artikel tentang Mengenal Project Board semoga artikel ini bermanfaat dan dapat digunakan untuk sobat bereksperimen membuat rangkaian rangkaian yang inovatif. Bila ada diskusi, bisa dituliskan di kolom komentar.