Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Box 1 , scroll ke bawah

Box 2 , scroll ke bawah

Box 3 , scroll ke bawah

Box 4

Cara Cepat Menghitung Tahanan Resistor Seri dan Paralel

Pengertian Rangkaian

Rangkaian listrik merupakan sebuah rangkaian tertutup yang terdiri dari sumber tegangan dan tahanan, dimana dalam rangkaian tersebut mengalir arus listrik, dan terdapat beda potensial pada tiap hambatan yang dilewatinya. Rangkaian listrik ada yang tersusun secara seri, paralel dan campuran. Rangkaian seri merupakan susunan resistor yang tersusun berderet deret, sedangkan rangkaian paralel tersusun secara berjajar. Untuk rangkaian campuran merupakan perpaduan antara rangkaian seri dan rangkaian paralel. Pada artikel ini akan dibahas tentang rangkaian seri resistor dan rangkaian paralel resistor beserta cara menghitungnya.


Rangkaian Resistor Seri

Kenapa resistor harus dipasang secara seri, kenapa tidak menggunakan satu buah resistor saja dengan nilai komulatifnya? Biasanya di pasaran, nilai nilai resistor yang ada tidak selamanya tersedia sesuai dengan yang kita inginkan, sehingga dengan dipasangkan secara seri kita bisa mendapatkan nilai tahanan yang kita inginkan. 
Bila beberapa resistor dipasang secara berurutan ( seri) maka nilai hambatannya jelas akan berubah ya sobatbee, nilainya merupakan penjumlahan dari masing masing resistor, Kalau digambarkan bisa seperti ini:



Perhitungan Rangkaian Seri

Pada rangkaian resistor yang disusun secara seri, didapatkan hambatan pengganti RS yang nilainya merupakan penjumlahan dari ketiga tahanan tersebut. Jika diformulasikan nilai Rs dapat dicari dengan rumus :


Rs = R1 + R2 + R3

Pada contoh di atas, Nilai R1 adalah 1000 Ohm atau 1K ohm, Nilai R2 = 1200 Ohm atau 1K2 ohm, sedangkan nilai R3 adalah 2200 ohm atau 2K2 Ohm. Untuk mencari nilai R serial maka dapat dihitung dengan formula di atas, yaitu :

Rs = 1000 Ohm + 1200 Ohm + 2200 Ohm
Rs = 4.400 Ohm.



Rangkaian Resistor Paralel

Sobatbee, bila tiga buah resistor dipasang secara berjajar, maka itu dinamakan dipasang secara paralel,  gimana cara mencari nilai hambatan penggantinya. Pada rangkaian paralel terdapat cara perhitungan yang berbeda dengan rangkaian seri. Nilai hambatan penggantinya akan bernilai lebih kecil dari nilai hambatan yang diparalelkan.  Misalkan kita punya 3 buah resistor yang dipasangkan secara paralel seperti gambar di bawah ini



Rangkaian Paralel


Perhitungan Rangkaian Resistor Paralel.

Gimana cara mencari Hambatan penggantinya? ada dua cara yang bisa digunakan sobatbee untuk menyelesaikannya. Berdasarkan  gambar di atas, kita coba untuk mencari nilai Rp nya dengan cara pertama

1/Rp =1/R1 + 1/R2 + 1/R3

1/Rp = 1/ 100 + 1/100/ +1/50

dari persamaan di atas, untuk mendapatkan nilai 1/Rp, maka masing masing variabel R1, R2 dan R3 harus disamakan dulu penyebutnya.

1/Rp = 1/100 + 1/100+2/100

1/Rp = 4/100

Rp = 100/4 = 25 ohm

Jadi nilai pengganti paralel dari rangkaian tersebut adalah Rp= 25 Ohm. Sobat bisa juga menggunakan cara yang kedua:

           (R1 X R2) X R3
             R1 + R2
Rp =  -----------------------
           (R1 X R2) + R3
            R1 + R2


            (100 X 100) X 50
             100 + 100
Rp =  -----------------------
            (100 X 100) + 50
            100 + 100

Rp =  50 X 50
           50+50

Rp = 25 Ohm ( Nilai Resistor Penggantinya adalah =25 Ohm)

Dari kedua cara tersebut menghasilkan nilai yang sama yaitu 25 Ohm, sobat tinggal pilih cara mana yang dianggap mudah. Satu hal yang perlu diingat:

"pada rangkaian paralel, nilai resistor penggantinya (Rp) nilainya pasti lebih kecil dari nilai resistor yang paling kecil dari rangkaian tersebut." 

Bila dilihat dari contoh di atas, nilai  tahanan resistor yang paling kecil adalah 50 ohm, jika ketiga resistor tersebut dirangkai secara paralel, maka nilai penggantinya pasti lebih kecil dari 50 Ohm. Demikian artikel tentang cara menghitung tahanan resistor seri dan paralel, semoga bermanfaat, jika ada diskusi, silakan tuliskan di kolom komentar.