Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Box 1 , scroll ke bawah

Box 2 , scroll ke bawah

Box 3 , scroll ke bawah

Box 4

Mengenal Resistor Tetap berdasarkan Jenis bahannya.

Mengenal Resistor Tetap berdasarkan Jenis bahannya.

Komponen Pasif Resistor

sobat Kali ini kita akan membahas tentang salah satu komponen pasif yang sering banget kita jumpai hampir disetiap rangkaian elektronik. Ya… namannya resistor, berasal dari kata resistance, yang maknanya suatu bahan yang memiliki resistansi atau tahanan. Sebenarnya resistor ini ada dua macem jika diliat dari besaran nilai resistansinya, ada yang nilainya tetap, ada juga yang nilainya berubah (resistor variable). Kali ini kita focus bahas yang tetap dulu ya… 
Resistor tetap pada dasarnya terbagi menjadi empat macam, ditinjau dari bahan yang dipakai untuk membuatnya, dan tentu saja masing masing bahan ada kelemahan dan kelebihannya sa sobat bee, yok kita bahas satu persatu.

Resistor Tetap dari Campuran Karbon.

Jenis Resistor ini banyak digunakan pada setiap rangkaian elektronik. Bentuknya yang kecil, imut.. bias sobat bee lihat disekitar komponen komponen lainnya. Nilainya pun bervariasi, dari 1 Ohm sampai 100 M Ohm…, Resistor jenis ini memiliki kemampuan daya dari 1/8 Watt sampai 2 Watt. Nilai toleransinya masih cukup besar yaitu 5% sampai 20%, sehingga stabilitas nilai resistansinya kurang bagus


Kalau resistor ini digunakan di perangkat audio, masih menimbulkan noise (derau), jadi kalau yang menghendaki perangkat audio yang High Fidelity, gunakan resistor yang memiliki bahan yang lebih baik. Bentuk fidik dan simbol dar resistor jenis karbon ini dapat sobat lihat pada gambar di atas

Resistor berbahan dasar Metal Film.

Resistor jenis  metal film ini terbuat dari selaput tipis (thin Film), biasanya dari selaput nikel atau kromium yang diendapkan di bahan keramik. Kalau resistor jenis ini tingkat stabilitasnya lumayan bagus , dengan nilai toleransi 0,5%. Resistor jenis ini sangat baik jika dipakai untuk perangkat Audio karena memiliki noise yang rendah. Penggunaan resistor jenis ini sangat direkomendasikan untuk perangkat audio atau sound system yang High Fidelity.
Resistor Metal Film

Jenis metal film yang lain, biasanya dibuat dari oksida timah yang diendapkan pada bahan keramik. Jenis ini juga relative stabil karena memiliki nilai toleransi di bawah 1%. Biar sobatbee gak penasaran dengan bentuk dar resistor berbahan metal film ini, yok kita lihat gambarnya 

Resistor Karbon Film 

Resistor jenis ini secara umum memiliki tingkat presisi yang tinggi karena terbuat dari karbon film yang diendapkan pada bahan keramik. Nilai resistansi yang dimiliki antara 10 Ohm sampai 10 M Ohm, dengan nilai toleransi 5% atau lebih. Tingkat stabilitasnya relative rendah dibandingkan dengan metal film, serta kemampuan maksimal daya hanya 2 watt saja. Bentuk fisik dan kontruksinya dapat dilihat di gambar ini ya..

Resistor karbon

Resistor Lilitan kawat 

Resistor ini terbuat dari kawat berbahan aluminium , kromium, nikel atau campuran aluminium kromium besi yang dililitkan pada bahan keramik. Bentuk dari resistor ini berupa lilitan yang menyebabkan tahanan ini terdapat induksi dan nilai kapasitansi. Resistor ini dikontruksi menjadi sebuah gulungan bifilar untuk meniadakan efek induktansi. Niali resistansi yang presisi dapat diperoleh harga 0,22 Ohm sampai 10 M Ohm dengan nilai toleransi 5%. Bentuk fisiknya dapat dilihat di bawah ini

Resistor lilitan kabel
Demikian, artikel tentang resistor tetap, jika ada diskusi silakan tuliskan di kolom komentar.