Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Box 1 , scroll ke bawah

Box 2 , scroll ke bawah

Box 3 , scroll ke bawah

Box 4

Chiller, Pengertian dan Cara kerjanya

Pengertian Chiller

Chiller adalah suatu perangkat refrigerasi yang  bertujuan untuk membuat air menjadi dingin. Mesin pendingin membuat campuran air dan bahan kimia menjadi dingin. Bahan kimia ditambahkan untuk menghindari pembekuan pada suhu yang rendah. Zat adiktif lain bisa digunakan untuk memodivikasi sifat fluida, sehingga dapat menghasilkan apa yang kita inginkan.Chiller berbahan pendingin udara akan menyerap panas dari air, kemudian akan ditranfer ke udara di sekita unit. Chiller ini sangat cocok untuk penerapan pada instalasi kecil atau sedang karena keterbatasan ruangan dan praktis digunakan di daerah daerah yang sulit dijangkau, misalnya gurun.Kapasitas pendinginan dimulai dari 0,5 ton hingga beberapa ratus ton untuk keperluan industry makanan dan minuman

chiller
Sumber Gambar : Trane Aplication Engineering Manual

Bagaimana Cara Chiller Bekerja?

Sebuah system pendinginan dengan chiller  perbahan pendingin udara bekerja untuk mendinginkan media dengan bagian bagian yang terdiri dari : Beban yang akan didinginkan, Buffer Tank, Chiller berpendingin udara. secara prinsip bisa dilihat pada pada skema dibawah ini :
Sumber Gambar : www.https://theengineeringmindset.com

Sebuah unit chiller berbahan pendingin udara akan menyerap panas dari beban yang akan didinginkan, kemudian panas tersebut akan dipindahkan ke udara di sekeliling chiller. Air bersuhu rendah ( dingin) dipompa ke Tanki penyangga ( Buffer Tank) dan disimpan untuk penggunaan berikutnya.
Chiller berbahan pendingin udara membutuhkan perawatan yang lebih mudah dan murah  dari pada chiller yang berbahan pendingin air, tidak membutuhkan colling tower, dan hanya membutuhkan sedikit air saja. Chiller dengan Bahan pendingin udara sering digunakan di tempat yang kekurangan air, seperti di gurun pasir.

Bagaimana cara memilih Chiller berbahan pendingin Udara ditinjau dari kapasitasnya?

Salah satu yang sering menjadi pertanyaan dalam penggunaan chiller ini adalah masalah kapasitas pendinginan. Bagaimana cara menentukan ukuran/ tonase kapasitas pendinginan dari chiller itu? berikut ini akan ditampilkan cara perhitungan dan contoh penerapannya.
  1. Hitung Perbedaan Temperatur = Temperatur air yang datang - kebutuhan pendinginan suhu air.
  2. Hitung rate aliran air yang dibutuhkan per jam (m3/hours)
  3. Hitung Tonase kapasitas pendinginan = Water Flow rate X Tempereture Differensial : 0,86:3,517
  4. Kelebihan Pendinginan  20 % ukuran ideal tonase  =  tonase x 1,2

Contoh Perhitungan :

  1. Berapakah ukuran chiller yang dibutuhkan untuk mendinginkan air 5m3 dari suhu 25 C ke 15 C dalam waktu 1 jam.
    • Perbedaan Temperatur = 25 C - 14 C = 10 C
    • Water Flow rate = 6 m3/jam
    • Kapasitas Tonase = (6 x 10) : 3,517 = 17,05
    • oversize the chiller = 17,05 x 1,2 = 20,47 tons
    • Maka  ukuran yang  dibutuhkan adalah 20,47  ton

Latihan Soal:

Air dengan kapasitas 10m3 bersuhu 30C, akan didinginkan menjadi suhu 10 C dalam waktu  1 jam.  Berapakah ukuran chiller yang dibutuhkan.

Demikian artikel tentang Chiller, Pengertian dan Cara Kerjanya, semoga bermanfaat, Jika ada diskusi, silakan tuliskan di kolom komentar.