Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Box 1 , scroll ke bawah

Box 2 , scroll ke bawah

Box 3 , scroll ke bawah

Box 4

Membuat Printed Circuit Board (PCB) dengan Bermacam Cara sesuai Kebutuhan

Printed Circuit Board, Papan Rangkaian Tercetak

PCB (Printed Circuit Board) atau kalau dalam istilah indonesianya Papan Rangkaian Tercetak (PRT) adalah  Papan yang memudahkan sobat dalam merakit suatu rangkaian tanpa banyak menggunakan jumper untuk menghubungkan masing masing kaki komponen elektronik. PCB polos terbuat dari papan yang dilapisi tembaga. Untuk mendapatkan desain layout dalam papan PCB polos, sobatbee perlu melakukan perencanaan terlebih dahulu.

Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk membuat layout dalam PCB polos, diantaranya :
  1. Membuat Jalur pada PCB Polos dengan Pisau Cutter
  2. Mendesain langsung lay out di PCB menggunakan spidol permanen.
  3. Menggunakan kertas Glossy dan Seterika
  4. Menggunakan Kertas biasa dan larutan Anti nyamuk Autan
  5. Menggunakan Mesin CNC untuk mencetak layout langsung dari computer.
dari keempat metode di atas ada kelebihan dan kelemahannya masing masing. Sobatbee dapat memilih salah satu metode tergantung peruntukan dan tentu fasilitas yang tersedia

Membuat Jalur pada PCB polos dengan pisau cutter

Metode ini biasanya digunakan pada pembuatan PCB untuk rangkaian transmiter. Penggunaan PCB jenis ini dimaksudkan untuk mengurangi isolasi frekuensi tinggi dengan memperbanyak bagian ground. Bagaimana cara membuatnya? Sobatbee bisa  membuat dengan langkah sebagai berikut:
  • Persiapkan PCB Polos 1 Buah
  • Siapkan Desain Rangkaian , pada kasus ini kita gunakan rangkaian transmiter pada bagian osilatornya
  • Cutter : 1 Buah




Gambar .1 PCB dengan Cutter dan Cara pemasangan Komponennya.

Bagaimana cara membuatnya? Sebenarnya membuat PCB dengan metode ini banyak di praktikkan oleh para hobies transmiter yang senang ngoprek. Bermodalkan PCB polos dan cutter, kita bisa buat rangkaian yang praktis juga. Namun tidak semua rangkaian dapat menggunakan model seperti ini, karena bentuknya hanya mengakomodir sebuah penguat dengan transistor yang sederhana.  Untuk membuat PCB ini kita hanya perlu membuat goresan pada PCB dengan bentuk persegi seperti pada gambar di atas. Pemasangan komponennya langsung di PCB yang ada lapisan tembaganya. Yang perlu diingat adalah, pada saat pemasangan komponen harus memperhatikan hubungan kaki komponen, yang dapat dilihat pada gambar rangkaian.

Mendesain langsung lay out di PCB menggunakan spidol permanen.

Membuat Layout PCB dengan spidol permanen merupakan cara yang praktis, namun sobatbee dituntut untuk dapat menggambar layout dengan baik dan rapi. Apa yang perlu dipersiapkan sobatbee untuk membuat PCB dengan metode ini,? 



Gambar 2. Bahan Bahan Yang dibutuhkan
  • PCB Polos : 1 Buah, dengan ukuran sesuai dengan Rangkaian yang akan kita buat.
  • Spidol Permanen ukuran sedang "
  • Spidol permanen ukuran kecil :1
  • Cutter : 1 Buah
  • Larutan Ferid Clorid ( Fe Cl ) : secukupnya
  • Nampan
  • Air hangat Secukupnya.

Persiapan Lay Out PCB

Siapkan desain Lay out PCB di selembar kertas/buku. Buat desain layout secara manual sesuai dengan gambar rangkaian. Setelah konsep sudah jadi, siapkan PCB polos yang sudah dibersihkan dengan amplas halus. Cara membersihkannya dengan diusa pelan saja yang penting lapisan minyak dan debu dapat hilang.

Gambar PCB yang sedang dibersihkan
Sumber : www.sekawan-servis-electronic.blogspot.com


Ambil spidol permanen ukuran kecil. Gambar lay out PCB yang sudah sipersiapkan tadi di permukaan PCB dengan spidol tersebut di lapisan tembaganya.
Sesuaikan tebal tipisnya jalur lay out. Untuk tempat kaki komponen dibuat lebih besar.
Dalam pembuatan lay out ini ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan: Layout jalur pengawatan dibuat sesuai dengan prediksi arus yang mengalir. Untuk mengetahui ukuran yang tepat, berikut ini ketentuannya:
Tabel Kemampuan Lay out PCB

Gambar  3, Tabel Kemampuan Lay out dilewati arus listrik

Belokan jalur lay out tidak boleh lancip. Usahakan dibuat agak persegi untuk menghindari panas yang terpusat pada jalur.Desain Layout yang baik untuk belokan bisa dilihat dibawah ini:

                                        Gambar 3.Bentuk Layout PCB yang direkomendasikan

Gunakan ukuran standar lebar kaki komponen untuk tiap komponen. Gunakan ukuran baku/standar berikut:
  • Resistor dengan daya 1/2 w = 12mm
  • Resistor dengan daya 2w =18mm
  • Condensator Jenis Keramik =3.5mm
  • Electrolit Condensator bernilai 2200mf/50v =7.5mm
  • Electrolit Condensator bernilai 10.000mf/80v =15mm
  • Dioda Kiprok 35A =27.5mm
  • Dioda penyearah ukuran 1 A : 8 mm
  • Dioda Penyearah Ukuran 5 A : 12 mm

Proses Pelarutan.

Persiapkan nampan plastik yang diisi dengan air panas. Campurkan ferid clorid secukupnya, kemudian cairkan. Masukkan PCB yang sudah digambar layou tadi ke dalam nampan. Goyang-goyangkan nampan searah jarum jam. Tunggu beberapa menit, biasanya 5 menit sudah kelihatan lapisan tembaga yang mencair, hal ini bisa dilihat warna yang sudah mulai berubah dari kuning keemasan menjadi kuning Pucat.Bersihkan dengan air biasa, keringkan.
Gambar Proses Pelarutan PCB
sumber : www.mataramkita.blogspot.com

Proses Pengeboran.

Persiapkan Alat Bor Portabel dan catu daya 12 Volt. Gunakan papan tebal 1 cm sebagai alas bor. Lakukan pengeboran pada titik titik tempat kaki komponen dengan posisi tegak lurus. PCB siap digunakan


Gambar : Proses Pengeboran PCB
Sumber : www.kreatifitasimajinasi.blogspot.com

ok Sobat, untuk metode yang berikutnya, akan di bahas pada artikel selanjutnya, mohon maaf gambar diambil dari sana sini, karena masa pandemi anak anak belum bisa praktik. Nanti kalau sudah punya gambar yang orisinil, insya Alloh akan saya ubah. Demikian artikel tentang Membuat PCB, jika ada diskusi tuliskan di kolom komentar