Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Box 1 , scroll ke bawah

Box 2 , scroll ke bawah

Box 3 , scroll ke bawah

Box 4

Cara Mengukur Arus dan Tegangan Pada Rangkaian Seri

Rangkaian Seri Resistor

Sebuah rangkaian seri , paralel maupun campuran yang dihubungkan dengan sumber tegangan, maka dalam rangkaian tersebut akan mengalir arus listrik dan tegangan drop pada masing masing tahanan. Pada artikel terdahulu kita sudah membahas tentang bagaimana menghitung arus dan tegangan pada rangkaian tertutup, baik seri, paralel, maupun campuran. Sobat bisa membaca artikel : Penerapan Hukum Ohm Pada Rangkaian Seri, Paralel dan Campuran . Pada artikel kali ini kita akan membahas bagamana cara mengukur arus yang mengalir ke dalam rangkaian tersebut, drop tegangan pada masing masing tahanan dengan menggunakan alat ukur listrik Multitester.

Gambar 1. Ilustrasi Kotak Meter Listrik

Sebelum melakukan Uji coba pengukuran arus dan tegangan pada rangkaian tertutup, perlu dipersiapkan alat dan bahan sebagai berikut:
  1. Multitester Analog : 1 Buah
  2. Project Board : 1 Buah
  3. Resistor 3 Buah dengan Nilai Masing masing 100 Ohm, 220 Ohm dan 330 Ohm
  4. Jumper Secukupnya.
  5. Power Suplay yang bisa di atur Tegangan dan arus ( Variabel Power Suplay)


Cara mengukur Tegangan DC  Pada Rangkaian Seri

Sesuai dengan konsep hukum ohm, bahwa pada rangkaian seri berlaku ketentuan : arus sumber sama dengan arus bagian, sedangkan tegangan sumber merupakan penjumlahan dari tegangan bagian.


Gambar 2. Rangkaian Seri dengan tiga buah tahanan R

Pengukuran arus, alat ukur harus dipasang secara seri, sedangkan pada pengukuran tegangan, alat ukur dipasang secara paralel. Berikut ini gambar rangkaian untuk pengukuran arus dan tegangan pada rangkaian seri.

Cara mengukur Tegangan DC : Pengukuran pada Tegangan Sumber.

Bagaimana cara mengukur tegangan sumber pada rangkaian di atas? seperti yang sudah kita bahas , bahwa cara mengukur tegangan dengan alat ukur Volt meter dipasangkan secara paralel dengan tegangan yang akan diukur. Bila diilustrasikan sebagai berikut:
Gambar 3. Pengukuran Tegangan Sumber

Probe merah pada Voltmeter dihubungkan pada kutup positif baterai dan probe hitam pada voltmeter dihubungkan ke kutub negatif baterai. Pengaturan volmeter dan cara membacanya silakan pelajari artikel : Cara menggunakan multitester Analog untuk mengukur tegangan .
Rangkaian seri tersebut terdiri dari Tiga buah beban, yang masing masing mempunyai Nilai 11 ohm, 220 ohm dan 330 ohm. Tegangan pada masing masing R akan memiliki nilai yang berbeda beda tergantung dari nilai R tersebut. Bila sobatbee menggunakan multitester sebagai alat ukur tegangan, jangan lupa posisikan skala selektor pada DC Volt meter. dan selalu lakukan kalibrasi sebelum mengukur tegangan agar didapatkan hasil pengukuran yang presisi.  Cara mengukur tegangan bagian dapat diilustrasikan sebsgai berikut:

Cara mengukur Tegangan DC : Pengukuran Pada Tegangan R1

Gambar 4. pengukuran Tegangan Bagian R1

Gambar 4 di atas merupakan cara mengukur tegangan bagian pada R1, Probe warna merah pada multitester (Voltmeter) dihubungkan pada sisi sebelah kanan resistor  R1( sisi Positif Baterai) dan probe warna hitam pada multitester (Volt meter) dihubungkan pada sebelah  kiri tahanan  R1 (Sisi negarif baterai). Penempatan probe tidak boleh terbalik,karena bila terbalik, disamping penunjukkan meter akan berlawanan arah, akan merusak kumparan putar pada multitester,

Cara mengukur Tegangan DC : Pengukuran Pada Tegangan R2


Gambar 5. pengukuran Tegangan Bagian R2

Gambar 5 di atas merupakan cara mengukur tegangan bagian pada R2, Probe warna merah pada multitester (Voltmeter) dihubungkan pada sisi sebelah kanan resistor R2 ( sisi Positif Baterai) dan probe warna hitam pada multitester (Volt meter) dihubungkan pada sebelah kiri tahanan R2 (Sisi negarif baterai).

Cara mengukur Tegangan DC : Pengukuran Pada Tegangan R3

Gambar 6. pengukuran Tegangan Bagian R3

Gambar 6 di atas merupakan cara mengukur tegangan bagian pada R3, Probe warna merah pada multitester (Voltmeter) dihubungkan pada sisi sebelah kanan resistor R3 ( sisi Positif Baterai) dan probe warna hitam pada multitester (Volt meter) dihubungkan pada sebelah kiri tahanan R3 (Sisi negarif baterai).
Secara teoritis, jumlah tegangan bagian pada R1, R2 dan R3, besarnya sama dengan tegangan sumber. Namun bila pada praktik pengukuran terjadi perbedaan, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu : human error, adanya nilai toleransi pada R dan tingkat akurasi alat ukur.

Cara mengukur arus dengan multimeter analog 

Pengukuran Arus Sumber.

Mengukur arus sumber pada sebuah rangkaian seri di atas, posisi Ampere meter harus dipasang secara seri. Jika sobatbee menggunakan multitester dalam mengukur arus, jangan lupa posisikan selektor pada skala DC milli Ampere, dan selalu lakukan kalibrasi agar didapatkan hasil pengukuran yang presisi. Cara mengukur arus sumber bisa  diilustrasikan sebagai berikut:

Pada gambar 7 di atas, resistor yang menuju ke positif sumber tegangan diputus. Probe merah dihubungkan ke positif sumber tegangan, dan probe hitam dihubungkan pada kaki resistor R1. Penempatan probe jangan sampai terbalik

Cara mengukur arus dengan multimeter analog :  Arus pada R1

Mengukur arus bagian pada R1 dengan cara memutus hubungan antara R1  dan R2, kemudian hubungkan probe merah  pada kaki R1 sisi sebelah kanan, dan probe hitam pada kaki R2 sisi sebelah kiri. Baca pada meter arus yang mengalir pada R1.

Cara mengukur arus dengan multimeter analog :  Arus pada R2

Mengukur arus bagian pada R2 dengan cara memutus hubungan antara R2  dan R3, kemudian hubungkan probe merah  pada kaki R2 sisi sebelah kanan, dan probe hitam pada kaki R3 sisi sebelah kiri. Baca pada meter arus yang mengalir pada R2.


Cara mengukur arus dengan multimeter analog :  Arus pada R3

Mengukur arus bagian pada R3 dengan cara memutus hubungan antara R3  dan negatif baterai ( sumber tegangan), kemudian hubungkan probe merah  pada kaki R3 sisi sebelah kanan, dan probe hitam pada negatif baterai.  Baca pada meter arus yang mengalir pada R3

Secara teoritis arus yang mengalir pada masing masing tahanan pada rangkaian seri besarnya sama dengan arus sumber. Bila ada ketidak sesuaian bisa jadi dalam melakukan pengukuran terjadi kesalahan pembacaan atau alat tidak presisi. Selalu lakukan kalibrasi alat ukur agar di dapatkan hasil pengukuran yang presisi. Demikian, artikel tentang cara mengukur arus dan tegangan pada rangkaian seri. Jika ada diskusi silakan tuliskan di kolom komentar.