Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Box 1 , scroll ke bawah

Box 2 , scroll ke bawah

Box 3 , scroll ke bawah

Box 4

Gerbang Logika OR , Pengertian, Rangkaian Dasar dan Penerapannya

Pengertian Gerbang Logika OR

Gerbang Logika OR merupakan salah satu jenis rangkaian logika yang akan memiliki output berlogika 1 jika salah satu  inputnya berlogika 1. Kondisi output dari gerbang OR   akan menjadi 0 jika  kedua inputnya berlogika 0.
simbol Or



Gambar 1. Simbol Gerbang Logika OR

Jika Gerbang AND merupakan gerbang perkalian, Logika atau ekspresi boolen untuk gerbang OR ini adalah logika penjumlahan yang ditandai dengan satu Plus (+), sehingga jika kedua input dinotasikan dengan A dan  B, sedangkan output dinotasikan dengan Q maka A+B=Q. Kemudian kita dapat mendefinisikan pengoperasian logika 2-input digital Gerbang OR  sebagi berikut :

"Jika Salah satu  Input A atau  B berlogika 1 maka output Q akan berlogika 1"


Analogi Gerbang OR dengan Saklar

Sebuah gerbang OR bisa dianalogikan dengan dua buah saklar sebagai input yang tersusun secara Paralel, dan indikator lampu sebagai output. Pada saat Saklar di hubungkan, maka diibaratkan input berlogika 1, dan saat saklar terputus, diibaratkan input berlogika 0. Jika salah satu saklar dihubungkan, maka lampu akan menyala.

Or dengan Saklar

Gambar 2. Analogi Gerbang Or dengan dua saklar terhubung secara paralel.

Gerbang OR dari  Rangkaian Transistor 

Gerbang Logika OR  dengan dua input dapat dibangun dengan  Resistor Transistor Logic,  yang dirangkai  sebagai saklar dengan kedua basis sebagai inputnya. Output diambil dari kaki emitor transitor.


Rangkaian Transistor Gerbang OR


Gambar 3. Rangkaian Gerbang Logika or dari dua buah Transistor

Dari rangkiaan transistor di atas : bila kedua input basis diberi logika 0 atau tidak ada arus maka transitor T1 dan T2 akan berada dalam kondisi cut off , sehingga pada kaki emitor kedua transistor tidak ada  arus yang mengalir  atau berlogika 0. Namun bila hanya salah satu kaki basis dari kedua transistor tersebut yang dialiri arus, maka output yang merupakan kaki emitor kedua transistor akan dialiri arus, sehingga output berada pada logika 1. Kondisi tersebut dapat dijabarkan dalam sebuah tabel kebenaran sebagai berikut :


Tabel Kebenaran OR


Gambar 4. Tabel Kebenaran Gerbang Logika OR

Jenis Gerbang OR  berdasarkan Jumlah Input

Gerbang Logika OR memiliki 2 input atau lebih tergantung kebutuhan dalam perancangan sebuah rangkaian logika. Penggunaan gerbang OR dengan input yang banyak bisa dibangun dengan kombinasi gerbang OR dasar dengan dua input, berikut ini penjabarannya.

Gerbang OR dengan 2 buah input

Gerbang OR dua input seperti pemaparan di atas, bisa dibangun dari dua buah transistor yang difungsikan sebagai saklar dan dipasang secara seri. 

Gerbang Or dua input


Gambar 5. Gerbang OR 2 input dan Tabel Kebenarannya

Gerbang OR dengan 3 Buah Input

Bila input pada gerbang OR lebih dari dua, maka berlaku juga ketentuan tentang logika penjumlahan. Kondisi output akan menghasilkan logika 1, jika salah satu  inputnya 1. output berlogika 0 jika seluruh inputnya 0

OR tiga Input


Gambar 6. Gerbang OR 3 input dan Tabel Kebenarannya

Gerbang OR dengan Multi input

Input gerbang OR dapat dibangun dengan menggabungkan beberapa gerbang OR dua input menjadi Multi input, sehingga Gerbang OR tersebut memiliki banyak Input. Cara penggabungannya seperti pada gambar di bawah ini, sedangkan tabel kebenarannya juga dibuat sesuai dengan banyaknya input. Pada contoh berikut, input gerbang OR  sebanyak enam buah, sehingga tabel kebenarannya juga harus dibuat sebanyak : 2atau 64 Keadaan.


Or Multi input
Gambar 7. Gerbang OR  dengan Multi Input dan  Ekspresi Boolen.

Gerbang OR dalam IC Logic

OR  gate bisa dibangun dari sekumpulan komponen aktif seperti transistor dan mosfet. Masing masing dirangkai dalam kemasan terintegrasi yang disebut IC. Jenis IC Logika ada 2 macam yaitu TTL logik  Dan CMOS logic. 

Transistor Transistor Logic (TTL) Gerbang OR

OR  gate dapat dibangun dari transistor transistor yang tersusun secara seri sebagai saklar. Kumpulan transistor tersebut dikemas dalam sebuah chip Integrated Circuit (IC), Karena tersusun dari sekumpulan transistor maka IC tersebut dinamakan IC TTL Logic. Contoh IC yang menggunakan TTL Logic diantaranya :

74LS32 Quad 2-input

CMOS Logic Gerbang OR

OR  gate dapat dibangun dari MOSFET  yang tersusun secara seri sebagai saklar. Kumpulan MOSFET tersebut dikemas dalam sebuah chip Integrated Circuit (IC), Karena tersusun dari sekumpulan transistor maka IC tersebut dinamakan IC CMOS Logic. Contoh IC yang menggunakan CMOS  Logic diantaranya :
  1. CD4071 Quad 2-input
  2. CD4075 Triple 3-input
  3. CD4072 Dual 4-input

Penerapan Rangkaian

Sebuah rangkaian Gerbang Logika dengan IC 74LS32  yang terdiri dari 4 gerbang OR  2 input. Sumber tegangan berupa baterai 3Volt, dan input diambil dari VCC dengan saklar DC, Output diberi indikator berupa LED.

or dengan 7432

Gambar 8. Rangkaian Gerbang OR dengan IC 74LS32


rangkaian 7432



Gambar 9. Rangkaian Pengawatan Gerbang OR dengan IC 74LS32

Demikian, artikel tentang Gerbang Logika OR, pengertian, rangkaian dasar dan penerapannya. semoga bermanfaat. Jika ada diskusi silakan tuliskan di kolom komentar.