Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Box 1 , scroll ke bawah

Box 2 , scroll ke bawah

Box 3 , scroll ke bawah

Box 4

Cara Mengoperasikan Osciloscop untuk Pemula

Bagaimana Osciloscop digunakan untuk Mengukur Sinyal Listrik?

Osiloscop adalah alat ukur besaran listrik yang bisa menampilkan dalam bentuk gelombang di layar display. Besaran listrik yang diukur bisa berupa tegangan bolak balik (VAC), tegangan searah (DC), gelombang sinusoidal, gigi gergaji dan juga gelombang kotak. Penggunaan osiloscop tidak hanya untuk mengukur besaran listrik dan menampilkannya, namun dapat juga digunakan untuk menganalisis sinyal.  Pada artikel ini akan dibahas tentang penggunaan osiloscop untuk mengukur bagian bagian dari rangkaian penyearah. Untuk dapat mengoperasikan osiloscop, kita harus mengetahui bagian bagian osiloscop dan fungsinya, (Baca : Bagian bagian Osciloscop Dual Channel). 

AFG dan osciloscop

Gambar 1. Audio Frekuensi Generator dan Osciloscop

Pengaturan Audio Frekuensi Generator

Audio Frekuensi generator merupakan suatu alat yang menghasilkan gelombang dengan amplitudo dan frekuensi yang bisa di atur. Pada uji coba kali ini AFG digunakan sebagai sumber sinyal yang akan diukur dengan osciloscop. Pengaturan AFG dapat dilakukan secara manual dan sesuai dengan kebutuhan. Misalnya kita akan menginginkan sinyal sinusoidal dengan amplitudo 1 Vpp dan frekuensi 1 k hezt, maka AFG harus di atur sebagai berikut :


Audio Frekuensi Generator
Gambar 2. Audio Frekuensi Generator sebagai sumber sinyal

  1. Posisikan Push on Wave Form pada gelombang sinus.
  2. Atur attenuator pada posisi 0dB,
  3. Atur Frekuensi Range pada 10 Kali
  4. Atur Selektor frekuensi pada posisi 100 dengan cara memutar ke kanan hingga menunjuk angka 100.( Besarnya frekuensi 1K herzt didapatkan dari perkalian frekuensi range dan selektor frekuensi yaitu 10 X 100 = 1000 Herzt atau 1 K Herzt
  5. Gunakan Banana Plug untuk menghubungkan dengan osciloscop. Warna merah untuk Sinyal dan warna hitam untuk Ground.

Pengaturan Osciloscop

Sebelum menggunakan osiloscop untuk mengukur besaran sinyal listrik, selalu lakukan kalibrasi. Caranya bisa dibaca di artikel : cara melakukan kalibrasi alat ukur Osciloscop. Setelah osciloscop terkalibrasi dengan baik, maka langkah berikutnya adalah :
  1. Hubungkan probe pada tempat probe osciloscop. Ujung probe dihubungkan ke banana probe AFG warna merah, dan ground Osiloscop ( Capit buaya hitam) dihubungkan ke banana plug warna hitam pada AFG.
  2. Atur Time per Div pada skala 1ms.
  3. Atur Volt Per Div pada skala 1
  4. Perhatikan tampilan gelombang pada layar osciloscop, Pada layar osciloscop akan tampil gelombang sinusoidal,  bila gelombang terus bergerak, atur Swap hingga gelombang berhenti, 

Pembacaan Osciloscop.

Setelah sinyal tampil di layar osciloscop, maka selanjutnya adalah membaca besarnya amplitudo dan frekuensi dari sinyal. Bagaimana caranya? perhatikan skala skala yang digunakan dan amati dengan teliti sinyal yang tampil di layar.


Layar OsciloscopSkala Time per div dan volt per div

Gambar 3. Tampilan gelombang pada Layar Osciloscop dan Skala Volt/Div dan Time/Div



Pembacaan Amplitudo.

Pada pengaturan osiloscop di atas, Time per div di atur pada skala 0,5. Tampilan pada layar di atas adalah 2 kotak sehingga besarnya amplitudo sinyal sinusoidal tersebut adalah :

Amplitudo Sinyal : Volt/Div  X Jumlah Kotak pada Layar
                          :  0,5 X 2 = 1 Volt Peak to Peak = 1 Vpp


Pembacaan Frekuensi.

Periode sebuah gelombang dihitung dari puncak kelombang satu ke puncak gelombang berikutnya atau dari lembah gelombang satu ke lembah gelombang berikutnya. Berdasarkan tampilan pada layar osciloscop, periode gelombang tersebut adalah 2 kotak, sehingga jika periode sinyal sinusoidal tersebut adalah :

T = Skala Time/Div X Jumlah Kotak
   =  1ms X 1  = 1ms
   =  1ms. atau 0,001 s

Jika diubah ke dalam frekuensi maka :

F = 1/t = 1/ 0,001 = 1000 Herzt atau 1 K herzt

Demikian, cara mengoperasikan osciloscop untuk pemula, semoga bermanfaat, jika ada diskusi silakan tuliskan di kolom komentar.