Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Box 1 , scroll ke bawah

Box 2 , scroll ke bawah

Box 3 , scroll ke bawah

Box 4

Cara Menyolder Kompenen Elektronika Pada PCB dengan Benar

Apa itu Menyolder?

Menyolder adalah salah satu proses penyambungan dua logam dengan menggunakan logam lunak seperti  timah yang dipanaskan sehingga meleleh dan membentuk sambungan yang permanen. Alat yang digunakan untuk proses menyolder disebut dengan Solder. Ada beberapa macam solder yang dapat digunakan untuk menyolder, tergantung dari objek yang akan kita sambungkan. Solder terbuat dari elemen pemana yang akan memberikan panas pada besi ujung solder sehingga dapat memanaskan timah. Solder yang digunakan untuk menyambungkan kaki komponen elektronika biasanya berdaya rendah yaitu sekitar 40-50 watt. 

Macam Macam Solder

Solder biasa

Solder ini paling banyak ditemui di pasaran. Harganya  terjangkau dan banyak  digunakan oleh teknisi elektronika dan para hobbiest untuk menyambungkan kaki kaki komponen elektronika. Penggunaan solder ini juga mudah, tinggal dipanaskan dan ujung solder diberi bahan timah atau tenol
Solder
Gambar 1. Solder Biasa
sumber Gambar : tokopedia.net

solder ini memiliki keammpuan melelehkan timah dengan baik, tersedia di pasaran dengan daya antara 40-50 watt. Ujung solder terbuat dari kuningan yang tidak mudah keropos dan titik panas uyang bisa menyebar dengan rata.


Solder dengan Pengontrol Suhu

Solder jenis ini mempu mengontrol suhu , sehingga didapatkan suhu yang stabil meskipun penggunaan dalam waktu yang lama. Penggunaan solder dengan pengontrol suhu memudahkan kita dalam melakukan penyambungan kaki kaki komponen, terutama untuk komponen komponen aktif yang sangat rentan dengan suhu yang tinggi.
Solder dengan Pengatur suhu
Gambar 2. Solder dengan Pengatur Suhu
sumber Gambar : tokoonline88.com

Solder jenis ini memiliki spesifikasi teknis sebagai berikut :
  • rentang temperatur : 200 ~ 480 °C
  • stabilitas temperatur : ± 1 °C (noload)
  • Tipto Ground resistance : < 2Ω
  • Tipto Ground potential  : < 2mV


Solder Uap/Hot Air/Blower

solder jenis ini dalam penggunaanya membutuhkan udara, serta membutuhkan pengaturan khusus, yaitu harus mengetahui kekuatan panas yang dihasilkan oleh mata solder dan mengatur tekanan udara yang 
akan dikeluarkan. Pengaturan ini bekerja secara linear, yaitu jika suhu udara tinggi maka tekanan udara juga harus kuat. Solder jenis ini harganya relatif lebih mahal dibandingkan solder jenis lainnya, namunmemiliki keunggulan yang bisa di andalkan yaitu :

Solder Uap analog

Gambar 3. Solder Uap Analog
Sumber Gambar : lazada.co.id


  1. dapat mengatur suhu tinggi yaitu 100 hingga 500 derajat celcius.
  2. mempunyai pemroses panas dan penguji energi panas
  3. mempunyai sistem proteksi sehingga dapat melindungi kerusakan akibat listrik statis. 
  4. Teknologi yang digunakan adalah rangkaian anti statik dalam pengerjannya


Langkah-Langkah Menyolder Komponen Pada PCB

sebelum melakukan proses penyolderan, ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan untuk mendapatkan kualitas solderan yang baik.

Tahap Persiapan

  1. Siapkan solder yang berfungsi dengan baik. Gunakan solder sesuai dengan keperluan, Jika digunakan untuk menyolder komponen elektronika, gunakan solder daya menengah 40-50 Watt.
  2. periksa ujung solder, bersihkan dari karat atau kerak yang menempel.
  3. Siapkan Komponen yang akan di solder, bersihkan dulu kaki komponen menggunakan pinset atau cutter.
  4. Siapkan PCB yang akan digunakan untuk tempat komponen. Bersihkan dengan amplas halus pada bagian lubang komponen agar hilang lapisan minyaknya. Jangan terlalu keras, karena akan menyebabkan jalur PCB mengelupas. 

Pemasangan Kaki Komponen dan Proses Penyolderan

Pemasangan kaki elektronika merupakan bagian dari merakit rangkaian, yang perlu diperhatikan dalam tahap ini adalah pemasangan kaki komponen harus tepat dan kokoh,  tidak menggantung. Pemasangan Kaki kompone pada proses penyolderan bisa dilakukan dengan dua cara:
Kaki komponen dipasang pada lobang di PCB, kemudian dilakukan proses penyolderan, baru dipotong. berikut prosesnya:

Pemotongan kaki Komponen
Gambar 4. A. Pemasngan Kaki Komponen, B, Proses Penyolderan  
C. Pemotongan Kaki Komponen

  1. Masukkan kaki komponen yang sudah dibersihkan ke dalam lobang tempat komponen pada PCB yang sudah dipersiapkan
  2. Panaskan solder, tunggu beberapa saat hingga solder bisa melelehkan timah. 
  3. Panaskan kaki dan jalur pada PCB dengan ujung solder secara bersamaan
  4. Jika kaki komponen dan jalur sudah mulai panas, berilah timah.tenol pada ujung solder tersebut, kemudian setelah timah meleleh angkat solder dan biarkan timah meleleh dengan merata di kaki komponen dan jalur PCB.
  5. Jika semua kaki sudah tersolder, potong kaki komponen.
Pada industri manufactur, perakitan secara manual dalam sekala banyak, menggunakan busa yang dikaitkan dengan PCB agar komponen tertahan, kaki komponen bisa dipotong dengan ukuran pendek hampir rata dengan pcb. Prosedur penyolderannnya adalah sebagai berikut:


Menyolder dengan penekan

  1. Masukkan kaki komponen yang sudah dibersihkan ke dalam lobang tempat komponen pada PCB yang sudah dipersiapkan
  2. Kaitkan PCB dengan Busa dengan posisi komponen menekan busa, sehingga bila dibalik, komponen tidak lepas dari PCB
  3. Potong kaki komponen dengan disisakan sedikit saja ( hamoir rata dengan PCB)
  4. Panaskan solder, tunggu beberapa saat hingga solder bisa melelehkan timah. 
  5. Panaskan kaki dan jalur pada PCB dengan ujung solder secara bersamaan
  6. Jika kaki komponen dan jalur sudah mulai panas, berilah timah.tenol pada ujung solder tersebut, kemudian setelah timah meleleh angkat solder dan biarkan timah meleleh dengan merata di kaki komponen dan jalur PCB.
  7. Jika semua kaki sudah tersolder, lepas busa pengait.
  8. Pada penyolderan dengan busa ini dilakukan secara bertahap. Yang pertama adalah komponen pasif, kemudian diulangi langkah di atas untuk komponen aktif.

Hasil Penyolderan yang Baik

Kualitas hasil penyolderan ditentukan oleh banyak faktor, masing masing saling berkaitan. Adapun faktor faktor yang mempengaruhi hasil solderan yaitu


Hasil Solderan
Gambar 5. Hasil Penyolderan

  1. Suhu solder, Penggunaan solder dengan suhu yang tepat akan membuat hasil solderan cepat merekat karena timah cepat meleleh.
  2. Kaki komponen yang bersih dan terhindar dari minyak. Timah akan mudah melekat pada kaki logam yang bersih, namun jika ada penghalang minyak, maka timah akan sangat susah melekat.
  3. Permukaan PCB harus bersih dan terhindar dari minya, sehingga timah mudah menempel. Sebelum PCB dipasangkan kaki komponen ada baiknya dibersihkan terlebih dahulu.
  4. Posisi menyolder yang tepat, yaitu solder diarahkan ke kaki komponen dan jalur PCB membentuk sudut 45 derajat.
  5. Pemberian timah setelah kedua logam benar benar panas.

Cara menyolder pcb yang terkelupas

Pada saat menyolder kaki komponen ke PCB, ada kalanya PCB mengelupas akibat terlalu panas solder yang digunakan, sehingga kaki komponen sulit untuk direkatkan. Bagaimana solusinya:
  1. Bersihkan Kaki komponen dengan amplas halus
  2. Tentukan jalur PCB yang masih sejalur dengan kaki komponen.
  3. Bersihkan PCB dengan amplas halus
  4. Lekatkan kaki komponen dengan solder panas dan timah.
  5. Jalur yang mengelupas tadi telah tergantikan dengan kaki komponen yang direkatkan pada jalur disekitarnya.
Kompetensi menyolder komponen elektronika ini  (Kode Unit ELM.UM02.014.01) merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh seorang calon teknisi elektronika Dasar, sesuai dengan Standar KKNI Teknisi Elektronika, semoga bisa menjadi referensi.