Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Box 1 , scroll ke bawah

Box 2 , scroll ke bawah

Box 3 , scroll ke bawah

Box 4

Power Amplifier OCL 50 Watt dengan Operational Amplifier dan Transistor Daya

Power Amplifier Jenis Output Capasitor Less (OCL)

Rangkaian OCL (output Capasitor Less) dengan Daya 50 Watt ini memiliki kualitas audio yang bagus namun hemat di ongkos. Amplifier jenis ini dapat digunakan untuk home sound dengan standar suara yang nyaman di telinga.
Amplifier ini menggunakan transistor komponen yang tidak terlalu banyak, komponen aktif dengan dua transistor tipe 2N3055, MJ2955 dan IC LF351 yang memiliki tingkat noise rendah.  Penggunaan IC OP Amp jenis LF351 dipilih karena memiliki respon frekuansi yang lebih tinggi dari pada jenis LM 741 dan LM 305. Jenis Amplifier OCL memang memiliki keunggulan di kuatnya power yang dihasilkan, namun juga memiliki kekurangan, yaitu jika terjadi hubung singkat di output maka power amplifier akan mudah rusak

Rangkaian OCL dengan Daya 50 Watt

Rangkaian OCL yang akan kita bahas dalam artikel ini, terdiri dari beberapa komponen aktif dan komponen pasif. IC LF351 berfungsi sebagai komparator, yang akan membandingkan besaran output dengan input, dengan R4 sebagai feedbacknya. Rangkaian ini menggunakan Transistor jenis 2N3055 sebagai driver dan MJ2955 sebagai transistor Power.

Rangkaian OCL 50 Watt
Gambar 1. Rangkaian Power OCL dengan IC Op-amp dan Transistor Daya.


Daftar Komponen Power Amplifier OCL 50 Watt.

Rangkaian OCL 50 Watt ini menggunakan komponen-komponen pasif dan aktif yang bisa didapatkan di pasaran. Sobat bisa merakit rangkaian tersebut dengan perpedoman pada nilai nilai komponen berikut:

  1. IC1: LF351, bisa juga menggunakan jenis IC TL071 atau LM741
  2. Q1:  Transistor type BD139  atau  2N3053(TO-39)
  3. Q2:  Transistor type BD140 atau  2N4037(TO-39)
  4. Q3:  Transistor type 2N3055 atau  TIP3055
  5. Q4:  transistor type MJ2955 atau  TIP2955
  6. ZD1,ZD2:  dioda zener dengan nilai 15V 0.5W  atau type 1N5245
  7. VR1:  Potensiometer dengan Nilai 50K (A) 
  8. VR2:  Potensiometer dengan Nilai 1K 
  9. C1,C9:  Elco dengan nilai 10uF 16V 
  10. C3,C4:  Elco dengan Nilai 47uF 25V
  11. C2:  Elco dengan nilai 100uF 16V 
  12. D1,D2: Dioda Rectifier dengan nilai 1N4148
  13. soket IC 8 Pin

Yang perlu sobat persiapkan sebelum merakit power amplifier jenis OCL ini adalah membuat PCB untuk Rangkaian Power Amplifier,  sobat bisa membuat PCB dengan software PCB desaign atau Livewire PCB atau membuatnya secara manual. Sebagai panduan sobat bisa baca :  Cara membuat PCB. Untuk Power suplay, bisa sobat gunakan PCB atau dirakit tanpa menggunakan PCB. Nah jika ada pertanyaan cara merakit power amplifier ocl 150 watt mono? sobat tinggal mengganti nilai dari transistor power yang digunakan, atau menyusunnya secara Darlington, baca : Transistor Darlington

Power Suplay Untuk Rangkaian OCL

Power suplay adalah rangkaian yang menghasilkan tegangan searah dengan besaran tertentu. Input power suplay berupa tegangan AC 220 volt, sedangkan output power suplay adalah berupa tegangan searah yang nilainya sudah diturunkan dengan trafo step down. Power suplay yang digunakan untuk memberikan daya pada rangkaian OCL ini berupa tegangan Plus Minus dan Ground. Sobat bisa membuat power suplay sendiri dengan 1 buah trafo step down center tap, dioda bridge dan beberapa elco.

power suplay OCL
Gambar 2. Rangkaian Power Suplay dengan Output Plus , Min dan Ground

Power suplay ini dapat dibuat tanpa menggunakan PCB, yaitu dengan merakit secara langsung dengan cara menghubungkan masing masing bagian menggunakan timah dan solder. yang perlu sobat perhatikan adalah pemasangan elco jangan sampai terbalik, karena jika terbalika akan meledak. Perhatikan polaritasnya. Untuk daftar nilai komponen, bisa menggunakan nilai sebagai berikut:

  1. Transformator : Step down jenis Center Tap (CT) dengan Output 35 Volt Arus 5A
  2. Dioda Bridge dengan Arus 6 Ampere
  3. Elco 1 sampai 6 dengan Nilai 4700 micro farad 50 Volt
  4. Resistor sebagai pembatas tegangan ke LED 1k ohm
  5. LED sebagai indikator
  6. Untuk mengurangi noise, sobat bisa tambahkan capasitor pada kaki  kaki dioda bridge.

Cara kerja rangkaian power amplifier OCL 50 watt

Pada dasarnya, rangkaian OCL tersebut terdiri dari bagian komparator berupa op amp, driver dan power. Sinyal input akan masuk ke kaki komparator untuk dibandingkan dengan sinyal output. keluaran dari komparator akan menghasilkan tegangan selisih, yang akan diumpankan ke bagian driver, transistor Q 1 dan Q2. Sobat bisa perhatikan diantara Q1 dan Q2 terdapat dua buah dioda yang dipasangkan pada masing masing input transistor. Dipoda ini berfungsi membalikan polaritas antara input pada Q1 dan Q2, sehingga transistor akan bekerja secara bergantian menghasilkan sinyal output sinusoidal penuh. Output dari driver ini akan diperkuat oleh transistor power Q3 dan Q4, dan akan diumpankan ke beban berupa loudspeaker. Sinyal output sebagian akan diumpankan lagi ke bagian input komparator untuk dibandingkan dengan sinyal input. Demikian seterusnya sehongga output yang dihasilkan akan memiliki besaran amplitudo yang stabil
Sobat perhatikan rangkaian OCL tersebut pada tiap tingkatnya sama sekali tidak menggunakan kopling capasitor, namun menggunakan resistor sebagai penghubungnya. itulah kenapa rangkaian ini disebut sebagai Output Capasitor Less.
demikian , artikel tentang Power OCL, jika ada diskusi silakan tuliskan di kolom komentar.