Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Box 1 , scroll ke bawah

Box 2 , scroll ke bawah

Box 3 , scroll ke bawah

Box 4

Mengetahui Kabel Putus dengan Multitester

Kabel  sebagai Media penghantar Arus listrik 

Kabel merupakan media penghantar arus listrik yang efektif. Hampir setiap peralatan listrik pasti menggunakan kabel. Saat peralatan listrik yang ada di rumah tiba tiba mati, pasti ada ada perasaan galau dan kecewa, dan pikiran sobat sudah menduga duga, wah apanya yang rusak nih..., perlukah di bongkar, atau bawa ke tukang servis, atau dilem biru saja... 

Tunggu sobat. jangan cepat ambil kesimpulan yang tanpa dasar.. Peralatan listrik mati tiba tiba, yang perlu sobat curigai pertama kali adalah adakah energi listrik yang mengalir dalam perangkat listrik tersebut. Langkah awal yang perlu sobat lakukan adalah cek sumber tegangannya, jangan jangan memang listrik PLN sedang mati. Jika pemeriksaan sumber tegangan sudah oke, maka yang perlu sobat periksa adalah kabelnya, apakah dalam kondisi bagus atau sudah rusak.

Meskipun kadang terlihat sepele, kabel yang putus jelas akan menyebabkan peralatan listrik tidak mendapat pasokan arus dari PLN. Nah, untuk mengetahui suatu kabel itu putus atau tidak, dalam artikel kali ini akan kita bahas bagaimana cara mengetahui kabel putus dengan multitester. Sobat juga bisa membaca tentang jenis jenis kabel, serta cara menggunakan multitester sebagai ohm meter sebelum masuk ke pembahasan berikutnya.

Memeriksa Kabel yang terhubung dengan Steker

Biasanya, sebuah peralatan listrik seperti TV atau radio, menggunakan kabel yang terhubung dengan bagian power suplay di perangkat listrik, dengan ujung kabel terpasang steker. Bagaimana cara sobat bisa mengetahui apakah kabel tersebut dalam kondisi bagus? berikut caranya:

Kabel Steker Colokan Cord

Kabel jenis ini biasanya dipasangkan di printer, radio portabel atau televisi. Terdapat lubang 2 cord yang bisa langsung dihubungkan ke peralatan listrik yang sesuai
Gambar 1. Kabel dengan steker dan Cord
cara mengecek kabel putus dengan multitester
  1. Siapkan Multitester Analog
  2. Atur Posisi Multitester pada ohm meter, skala yang rendah, misalnya 10 X.
  3. Lepas Steker dari peralatan listrik,
  4. Hubungkan probe merah pada ujung steker dan probe hitam pada ujung cord.
  5. Jika jarum meter tidak bergerak, coba pindahan probe hitam ke lobang cord yang satunya, jika bergerak berarti salah satu kabel steker tersebut normal, tidak putus. Namun jika jarum tidak bergerak, maka kabel pada steker tersebut putus.
  6. Hubungkan probe merah pada kaki steker yang satunya.
  7. lakukan seperti pada langkah no. 4 di atas.
  8. Jika ada salah satu kabel yang teridentifikasi putus, ada baiknya kabel diganti saja, dengan beli yang baru, karena kita tidak bisa mengetahui secara tepat dibagian mana kabel itu putus tanpa menggunakan alat khusus

Kabel Steker colokan untuk komputer

Untuk jenis kabel colokan komputer, hampir sama langkahnya dengan memeriksa kabel dengan steker colokan cord. Pada kabel steker colokan komputer, terdapat tiga kabel, yaitu kabel fase, netral dan ground. 

Gambar 2. Kabel dengan steker untuk komputer
  1. Untuk memeriksa kabel Fase dan Netral prosedurnya sama dengan pemeriksaan kabel steker dengan cord.
  2. Utuk pemeriksaan kabel ground, dapat sobat lihat pada gambar di atas, dengan demikian, probe multitester warna merah dihubungkan pada bagian body steker, dan probe hitam dihubungkan pada bagian tengah cord.Bila jarum tidak bergerak maka dapat dipastikan kabel ground putus. Penggunaak kabel ground kadang di abaikan, karena meskipun putus, arus masih tetap dapat mengalir melalui kabel fase dan netral.

Kabel Steker colokan biasa

Pengecekan kabel steker biasa lebih mudah dilakukan, yaitu dengan cara sebagai berikut.
  1. Jika kabel steker terhubung ke pesawat televisi, maka sobat bisa langsung memeriksa apakah kabel putus atau tidak, dengan menghubungkan probe merah ke ujung steker, dan probe hitam ke ujung steker yang satunya
  2. perhatikan jarum multitester, bila bergerak ke kanan, maka kabel steker tersebut tidak putus, namun jika tidak bergerak, bisa jadi kabel putus. Selain kabel putus, jika jarum tidak bergerak, bisa jadi salah satu kabel terlepas dari input power supplay, sehingga ada baiknya pada saat pemeriksaan, pesawat televisi dibuka, dan pastikan kabel tidak terlepas.

Kabel Steker Pasangan yang langsung terhubung ke Fitting Lampu

Ada kalanya kabel steker langsung terhubung ke fitting lampu, yang biasanya dipakai untuk mengetahui apakah lampu masih hidup atau mati. Instalasi kabel yang disambungkan dengan steker dan fitting dapat sobat lihat pada gambar berikut:


Gambar 3. Kabel dengan steker dan fitting lepasan

bila instalasi tersebut tidak berfungsi, maka langkah yang harus sobat tempuh adalah:

  1. buka steker, periksa apakah kabel yang dalam steker ada yang terlepas, jika iya, pasang lagi dan kencangkan dengan baut.
  2. buka fitting lampu, periksa apakah kabel dalam fitting ada yang terlepas, jika iya, pasang lagi dan kencangkan dengan baut.
  3. Jika kedua langkah di atas sudah sobat lakukan, namun instalasi kabel belum berfungsi juga, berikutnya adalah memeriksa kabel apakah putus atau tidak. Langkahnya sama dengan memeriksa kabel dengan steker dan cord, yaitu, posisikan multitester pada ohm meter skala 10 x, hubungkan probe merah multitester pada ujung steker, dan probe warna hitam pada bagian tengah fitting. Jika tidak bergerak, pindahkan probe hitam pada bagian body fitting ( bagian Netral). jika tidak juga bergerak, maka ada kabel yang putus. Sobat bisa ganti kabelnya.

Memeriksa Kabel yang berinti banyak

Kabel yang berinti banyak, biasanya dipakai untuk instalasi telepon rumah atau jaringan fix internet. Untuk pemeriksaan oleh petugas Telkom, biasanya sudah ada alat tersendiri. Sobat bisa memeriksa dengan multitester, caranya sebagai berikut. Jika kabel berinti banyak belum terpasang pada instalasi jaringan, atau masih berbentuk gulungan, maka langkahnya sebagai berikut:

Kabel berinti banyak


Gambar 4. Kabel dengan inti banyak
Sumber Gambar : shopee.co.id

  1. Pilih warna kabel yang akan diperiksa, misalnya warna hitam
  2. ujung kabel  warna hitam kita hubungkan dengan probe warna merah multitester, dan ujung kabel hitam yang lain dihubungkan dengan probe warna hitam. 
  3. Jika jarum pada tester bergerak, maka kabel masih bagus, dan jika tidak bergerak maka kabel sudah putus.
  4. Lakukan untuk kabel warna lainnya

Jika ukuran kabel panjang dan sudah terpasang dalam jaringan, maka langkahnya sebagai berikut:

  1. Ujung semua kabel inti dijadikan satu.
  2. Ujung yang lainnya diperiksa dengan multitester, satu persatu.
  3. Bila jarum bergerak, berarti kondisi kabel yang diperiksa dalam kondisi baik
  4. bila jarum tidak bergerak, maka ada kabel yang terputus.
  5. Perhatikan warna kabel yang diperiksa. misalnya jika probe merah dihubungkan dengan warna hitam, jarum tidak bergerak, maka bisa jadi yang putus adalah kabel merah atau hitam. sobat bisa coba pindahkan probe warna hitam ke warna yang lain, kuning misalnya. Jika jarum bergerak maka dapat disimpulkan bahwa kabel warna hitam yang putus.
Demikian artikel tentang kabel putus dan cara memeriksanya, semoga bermanfaat