Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Box 1 , scroll ke bawah

Box 2 , scroll ke bawah

Box 3 , scroll ke bawah

Box 4

AC Air Conditioner, Jenis, Kelebihan dan Kekurangannya

Pengertian Air Conditioning

Air conditioner adalah suatu peralatan elektronik yang berfungsi untuk mengkondisikan udara agar bersih dan nyaman. AC memiliki  komponen komponen utama yaitu kompressor, kondensor, evaporator. Sebuah AC akan mengkondisikan udara di sekitarnya dengan cara mendistribusikan refrigeran ke dalam komponen komponen utama tersebut. Refrigeran akan di kompresi pada bagian kompressor, kemudian terjadi proses kondensasi pada bagian kondensor dan terjadi peroses evaporasi pada bagian evaporator.

Konsep pendingin udara ini  diketahui sudah diterapkan di negara romawi kuno dan daerah persia pada abad pertengahan. Sistem  Pendingin modern mulai dikenalkan setelah adanya perkembangan ilmu kimia pada abad 19. Pendingin dengan skala besar ditemukan dan diterapkan pada tahun 1902 oleh willis Haviland Carrier 

Jenis Jenis AC Air Conditioning

Air conditioner pada dasarnya digunakan untuk keperluan pengaturan tata udara agar didapatkan suhu yang nyaman (comfort term). Penggunaan AC juga ditentukan peruntukannya, tergantung dari tata ruangan, in door, out door atau di dalam ruangan semi terbuka. Air conditioning dibedakan menjadi beberapa macam berdasarkan jenisnya, yaitu

AC Windows

Jenis AC windows saat ini sudah jarang digunakan untuk keperluan pendinginan ruangan. AC jenis ini penempatannya membutuhkan lobang di dinding sebesar unit yang digunakan, dimana posisi belakang dinding harus menghadap ke luar untuk melepas kalor ke udara luar. Penggunaan AC jenis ini sangat terbatas pada ruangan yang langsung terkoneksi ke udara luar, sehingga penggunaan pada ruang ruang partisi dalam sebuah gedung tidak dapat diterapkan. AC Windows biasanya memiliki daya di bawah 2 Pk.

AC Windows
Gambar 2. AC Windows
Sumber Gambar : blibli.com


AC Mini Split

AC mini split merupakan salah satu jenis AC yang memiliki kompresor dan kondesor dalam sebuah tempat (unit Outdoor) yang penempatannya di luar gedung atau luar ruangan, dan bagian evaporator beserta blower di dalam ruangan. Ada beberapa jenis AC yang termasuk dalam AC mini split, yaitu :
  1. Split Wall Mounted
  2. AC cassete
  3. AC Floor
  4. AC Ceiling Concealed (duct)

Untuk keperluan instalasi AC jenis tersebut, membutuhkan dua buah pipa yang menghubungkan unit outdoor dan unit indoor. Penempatan unit indoor dapat disesuaikan dengan bentuk ruangan dan nilai estetika, sedangkan penempatan outdoor bisa menempel di dinding, diatas dak, atau di atas lantai. 

AC Mini Split
Gambar 3. AC Split
Sumber Gambar : blibli.com


Seiring dengan perkembangan jaman, AC split sudah menggunakan teknologi inverter, sehingga konsumsi dayanya lebih kecil. Penggunaan kontrol juga semakin canggih, dimana AC akan hidup dengan sendirinya saat di dalam ruangan ada orang, dan akan mati secara otomatis jika tidak ada orang.

AC Split Duct

AC jenis ini memisahkan unit utama dengan penyaluran udara yang sudah didinginkan melalui terowongan yang disebut ducting. Terowongan tersebut dihubungkan dengan ruang ruang yang akan dikondisikan udaranya. Udara dingin masuk melalui diffuser yang berfungsi sebagai pengatur. Jenis AC ini biasa disebut dengan AC Sentral.
AC Sentral

Gambar 3. AC Sentral
Sumber Gambar : tokoacdaikin.com

Kerugian kerugian energi dari AC jenis ini sering terjadi bila ada kebocoran udara dingin di ducting. Perencanaan dan pengaturan alur ducting harus benar benar dipersiapkan dengan matang, sehingga meminimalkan kebocoran yang terjadi. Daya AC sentral cukup besar yaitu antara 5 sampai 25 PK.

VRV System

Sistem VRV atau Variable Refrigerant Flow (VRF)  sudah mulai digunakan di jepang sekitar 20 tahun yang lalu, hingga saat ini sudah semakin populer di berbagai negara. System VRV memiliki kapasitas yang lebih besar sehingga dapat digunakan untuk penerapan multisplit dengen penyebaran yang lebih efektif. Keunggulan yang dimiliki system ini diantaranya:
  1. Fleksibelitas desain
  2. Pemeliharaan yang mudah dengan biaya yang rendah
  3. Kenyamanan
  4. Penggunaan yang lebih luas.
VRV system

Gambar 4. System VRV/ VRF
Sumber Gambar : acvrvdaikin.com

System VRV juga memiliki kekurangan, yaitu membutuhkan biaya investasi yang cukup besar, sebanding dengan kapasitas dan desain ductingnya.

Demikian, artikel tentang AC Air conditioning, jenis, kelebihan dan kekurangannya, semoga bermanfaat.
Sumber Bacaan :

wikipedia.com
,Modul PLPG Teknik Pendingin dan Tata Udara, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ,2014.