Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Box 1 , scroll ke bawah

Box 2 , scroll ke bawah

Box 3 , scroll ke bawah

Box 4

Instalasi Saklar Tunggal, Stop Kontak dan Lampu dengan Percabangan Empat

Instalasi listrik dengan sebuah Saklar Tunggal, Stop Kontak dan Sebuah Lampu dengan Percabangan Empat.

Membuat instalasi listrik harus melalui tahapan yang mempermudah dalam proses  pemasangan titik titik instalasi, kabel yang dibutuhkan, dan pipa yang diperlukan. Persiapan yang harus dilakukan adalah membuat desain diagram 1 garis, diagram pengawatan, membuat layout, menentukan kebutuhan alat dan bahan serta proses pemasangan dan pengujian.

Desain Gambar Diagram 1 Garis

Diagram satu garis memuat simbol  kelistrikan yang terhubung dengan garis, yang memuat kabel yang menghubungkannya, sobat dapat  pelajari tentang cara membuat diagram satu garis di  artikel diagram kelistrikan satu garis. Pada desain ini,  menggunakan percabangan empat untuk menghemat penggunaan kabel. komponen kelistrikan yang dibutuhkan adalah MCB, saklar tunggal, stop kontak dan lampu. Penempatan saklar dan stop kontak dipasang secara berdekatan, meskipun tidak menyatu. Konsep yang digunakan adalah dengan menggunakan percabangan empat.  Berikut ini contoh desain diagram satu garisnya:

diagram 1 garis dengan cabang empat

Gambar 1. Diagram 1 garis : Instalasi 1 Saklar Tunggal , 1 Stop kontak dan 1 lampu 
dengan cabang empat

Penjelasan gambar :
Pada gambar tersebut  fase dilewatkan melalui MCB, kemudian masuk ke saklar tunggal pada salah satu socket, sedang socket yang lainnya menuju ke lampu. Kabel yang menuju stop kontak diambilkan dari percabangan fase yang menuju saklar. Untuk netral yang menuju stop kontak dan lampu diambilkan langsung dari sumber tegangan PLN 220 VAC. 

Desain Diagram Pengawatan

Diagram pengawatan adalah  gambaran  nyata  pengkabelan  dari sebuah instalasi listrik sebelum dilakukan proses instalasi. Diagram pengawatan  mempermudah seorang teknisimembuat prediksi bahan bahan yang dibutuhkan, panjang kabel dan pembuatan layout. Berikut ini salah satu contoh diagram pengawatan dari instalasi 1 saklar tunggal, 1 stop kontak  dan 1 lampu. Sobat dapat juga mempelajari dalam artikel Diagram pengawatan


Pengawatan dengan cabang empat





Gambar 2. Diagram Pengawatan instalasi listrik 1 saklar tunggal , 1 stop kontak dan 1 lampu dengan cabang empat


Layout dan  perencanaan pemasangan

Layout sangat memudahkan  teknisi pada proses  instalasi listrik. Desain  layout disesuaikan dengan ukuran dan bentuk ruangan yang akan dipasang instalasi listrik serta titik titik yang diperlukan. Pada desain intalasi listrik 1 saklar, 1 stop kontak  dan 1 lampu ini, pemasangannya menggunakan cabang empat. Hal ini sangat memudahkan bagi seorang teknisi dalam melakukan instalasi dan perbaikan jika terjadi kerusakan. Semua sambungan bisa dibuat dalam satu kotak cabang empat, dan lebih menghemat penggunaan kabel. Desain ini dibuat tentu dengan pertimbangan penempatan titik titik instalasi yang sesuai dengan ruangan dan keinginan dari pelanggan. Berikut ini salah satu contoh desain layout instalasi dengan cabang empat

Pemipaan dengan cabang empat

Gambar 3. Layout Instalasi Saklar, stop Kontak dan Lampu dengan cabang empat


Alat dan Bahan yang dibutuhkan

Peralatan dan bahan harus dipersiapkan sebelum dilaksanakannya proses instalasi. Berdasarkan rancangan pada gambar diagram 1 garis dan pengawatan di atas maka dapat ditentukan kebutuhan alat dan bahan sebagai berikut:

Alat

  • pengupas Kabel
  • tespen
  • Obeng Plus
  • Tang Potong
  • Tangga
  • Palu ( untuk pemasangan instalasi yang ditanam)

Bahan

  • Saklar Tunggal : 1 Buah
  • Sekrup secukupnya
  • Cabang 3 : 2 buah
  • pipa PVC secukupnya
  • Stop Kontak :1 buah
  • Fitting tempel
  • MCB : 1 Buah
  • Kabel  Fase : warna Hitam/Abu abu/coklat secukupnya ( Standar Puil 2011)
  • Kabel Netral : warna Biru secukupnya (standar PUIL 2011)
  • Sambungan L : secukupnya
  • Mangkuk untuk Stop kontak dan saklar ( Pada pekerjaan intalasi yang ditanam)

Proses Instalasi

Setelah memahami tahapan diatas, makatahap selanjutnya adalah melakukan proses instalasi. Pemasangankabel, membuat  sambungan  kabel pada pipa pipa pvc bisa dilakukan tanpa harus pipa  dipasang pada titik titik pada instalasi rumah yang akan  dilakukan, hal ini untuk memudahkan  pemasangan dan penyambungan kabel serta memperkirakan panjang pipa yang digunakan. Setelah pemasangan kabel  dilakukan, selanjutnya adalah menempatkan pipa  PVC  tersebut sesuai desain gambar pada layout  yang sudah direncanakan. Harap selalu ingat aspek keselamatan kerja, Jangan lupa untuk  menggunakan APD, Alat Perlindungan Diri, berupa safety shoes, sarung tangan, sabuk pengaman, helm dan jangan lupa juga selalu membawa senjata seorang teknisi listrik yaitu tespen. Pemilihan warna kabel dalam proses instalasi ini harus berpedoman pada PUIL 2011, dimana Kabel fase bisa menggunakan kabel warna abu abu, hitam atau coklat, sedangkan kabel netral menggunakan warna biru. Upayakan Pemasangan kabel pada sumber AC 220  dahulukan kabel netral dahulu, baru fase, hal ini untuk meminimalisir sengatan listrik

Commisioning atau Pengujian

Setelah semua terpasang dengan baik dan benar langkah berikutnya adalah commisioning/pengujian. Pada langkah ini pastikan semua kabel sudah tersambung dengan baik dan sudah dihubungkan dengan sumber tegangan. Pasang lampu sebagai indikator. Untuk pengujian bisa dilakukan dengan beberapa tahapan sebagai berikut
  1. Pengecekan pada stop kontak dengan tespen. apakah pada jalur fase ada arusnya atau tidak. Jika kedua titik stop kontak terdeteksi fase semua, berarti ada indikasi kabel netral tidak tersambung dengan baik, lakukan pengecekan
  2. Pengecekan stop kontak, jika kedua titik tidak ada aliran arus sama sekali, lakukan pengecekan baik pada kabel fase maupun netral
  3. pengetesan fungsi saklar, posisi saklar, 
  4. Pengetesan lampu, apakah hidup saat saklar ditekan
Demikian artikel tentang Instalasi listrik dengan cabang empat semoga bermanfaat