Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Box 1 , scroll ke bawah

Box 2 , scroll ke bawah

Box 3 , scroll ke bawah

Box 4

Instalasi Listrik dengan Stop Kontak, Saklar Tunggal dan Lampu

Pengertian Instalasi Listrik

Instalasi listrik adalah suatu sistem  yang digunakan dalam menyalurkan energi listrik ( untuk kebutuhan manusia  Instalasi  dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu : 1. Instalasi untuk penerangan listrik 2. Instalasi daya listrik Yang dapat dikategorikan dalam instalasi penerangan listrik adalah seluruh instalasi yang digunakan dalam memberikan daya listrik pada lampu. Pada lampu  daya listrik  diubah menjadi cahaya yang digunakan untuk penerangan. 

Instalasi listrik dengan  Stop Kontak, saklar  dan Sebuah Lampu

Instalasi 1 Stop kontak, 1 saklar dan 1 lampuMembuat instalasi listrik harus melalui tahapan tahapan yang dapat mempermudah dalam pekerjaan pemasangan titik titik instalasi, kabel yang dibutuhkan, dan kebutuhan pipa yang diperlukan. Persiapan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut

Membuat Desain Gambar Diagram 1 Garis

Desain Diagram satu garis memuat simbol simbol kelistrikan yang dihubungkan dengan garis, yang memuat kabel yang menghubungkannya, sobat bisa pelajari diagram garis ini di artikel diagram kelistrikan satu garis. Pada desain ini, yang dibutuhkan adalah simbol MCB, saklar tunggal, stop kontak dan lampu. Berikut ini contoh desain diagram satu garisnya:
Diagram satu garis
Gambar 1. Diagram 1 garis : Instalasi 1 stpk kontak, 1 saklar tunggal dan 1 lampu.

Penjelasan gambar :
Pada gambar di atas, fase dilewatkan melalui MCB, kemudian masuk ke stop kontak bersamaan dengan netral. kemudian fase masuk ke saklar tunggal, dan pada sisi tuas saklar yang lain dihubungkan ke lampu bersamaan dari netral yang berasal dari sumber tegangan. Perlu diperhatikan untuk pemasanagan stop kontak harus diambilkan kabel fase dan netral langsung dari sumber tegangan.

Membuat Desain Diagram Pengawatan

Diagram pengawatan merupakan gambaran real pemasangan kabel kabel dari sebuah instalasi listrik sebelum dilakukan eksekusi. Diagram pengawatan ini untuk mempermudah seorang teknisi memperkirakan bahan bahan yang dibutuhkan, panjang kabel dan perkiraan pembuatan layout. Berikut ini contoh diagram pengawatan dari instalasi 1 stop kontak, 1 saklar tunggal dan 1 lampu. Sobat dapat mempelajari dalam artikel Diagram pengawatan

diagram pengawatan
Gambar 2. Diagram Pengawatan instalasi listrik 1 stop kontak, 1 saklar tunggal dan 1 lampu.


Membuat Layout serta perencanaan pemasangan

Layout memudahkan seorang teknisi dalam memasang instalasi listrik. Pembuatan layout disesuaikan dengan ruangan yang akan dipasang instalasi listrik dan titik titik yang diperlukan. Pada desain intalasi listrik 1 stop kontak, 1 saklar dan 1 lampu ini, pemasangan stopkontak terletak dekat dengan sumber tegangan dan dipasang sebelum jalur saklar dan lampu, sehingga dapat dibuatkan layout sebagai berikut

layout instalasi listrik


Mempersiapkan Alat dan bahan

Peralatan dan bahan harus dipersiapkan sebelum dilaksanakannya proses instalasi. Berdasarkan rancangan pada gambar diagram 1 garis dan pengawatan di atas maka dapat ditentukan kebutuhan alat dan bahan sebagai berikut:

Alat

  • Obeng Plus
  • Tang Potong
  • pengupas Kabel
  • tespen
  • Tangga
  • Palu ( untuk pemasangan instalasi yang ditanam)

Bahan

  • Kabel  Fase : warna Hitam/Abu abu/coklat secukupnya ( Standar Puil 2011)
  • Kabel Netral : warna Biru secukupnya (standar PUIL 2011)
  • Saklar Tunggal : 1 Buah
  • Stop Kontak :1 buah
  • Fitting tempel
  • MCB : 1 Buah
  • Sekrup secukupnya
  • Cabang 3 : 2 buah
  • pipa PVC secukupnya
  • Sambungan L : secukupnya
  • Mangkuk untuk Stop kontak dan saklar ( Pada pekerjaan intalasi yang ditanam)

Pemasangan Instalasi

Setelah tahapan diatas dilalui, maka langkah  berikutnya adalah melakukan proses instalasi. Pemasangan kabel pada pipa pipa pvc bisa dilakukan tanpa harus dipasang pada titik titik pada instalasi rumah yang kana dilakukan, hal ini untuk memudahkan dalam pembuatanan sambungan kabel dan memperkirakan panjang pipa yang digunakan. Setelah pemasangan kabel selesai dilakukan, berikutnya adalah menempatkan pipa pipa tersebut sesuai desain yang sudah kita rencanakan. Jangan lupa sobat harus menggunakan Alat perlindungan Diri, berupa safety shoes, sarung tangan, sabuk pengaman, helm dan jangan lupa selalu membawa tespen. Pemasangan kabel pada sumber tegangan dahulukan kabel netral dahulu, baru fase, hal ini untuk meminimalisir sengatan listrik

Pengujian/Commisioning

Setelah semua terpasang dengan baik dan benar langkah berikutnya adalah commisioning/pengujian. Pada langkah ini pastikan semua kabel sudah tersambung dengan baik dan sudah dihubungkan dengan sumber tegangan. Pasang lampu sebagai indikator. Untuk pengujian bisa dilakukan dengan beberapa tahapan sebagai berikut
  1. pengetesan fungsi saklar, posisi saklar, 
  2. Pengetesan lampu, apakah hidup saat saklar ditekan
  3. Pengecekan pada stop kontak dengan tespen. apakah pada jalur fase ada arusnya atau tidak. Jika kedua titik stop kontak terdeteksi fase semua, berarti ada indikasi kabel netral tidak tersambung dengan baik, lakukan pengecekan
  4. Pengecekan stop kontak, jika kedua titik tidak ada aliran arus sama sekali, lakukan pengecekan baik pada kabel fase maupun netral
Demikian artikel tentang instalasi listrik dengan stop kontak, saklar dan lampu, semoga bermanfaat